Komputer & Masyarakat

PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI,KOMPUTER & KOMUNIKASI DI MASYARAKAT.


                   Teknologi informasi,komunikasi dan komputer merupakan elemen penting dalam kehidupan Masyarakat berbangsa dan bernegara. Peranan teknologi pada aktivitas manusia pada saat ini mememang begitu besar,teknologi informasi telah menjadi fasilitas utama bagi kegiatan berbagai sektor kehidupan masyarakat dimana memberikan angin besar terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada struktur operasi dan manajeman organisasi,pendidikan,transportasi,kesehatan dan penelitian. Oleh karena itu sangatlah penting peningkatan kemampuan( SDM ) TIK,mulai dari keterampilan dan pengetahuan, perencanaan, pengoperasian, perawatan dan pengawasan, serta peningkatan kemampuan TIK para pimpianan di lembaga pemerinthan, pendidikan, perusahaan . sehingga pada akhirnya akan dihasilkan output(hasil proses) yang sangat bermanfaat baik bagi manusia sebagai individu itu sendirir maupun bagi semua sektor kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara.

Dampak positif
A.Teknologi komputer
 1.Media pertukaran data lebih mudah, dengan menggunakan email,Newsgroup,ftp dan world wide web / jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dengan murah.
2.dengan komputer kita bisa internetan dan dapat menghemat biaya,tenaga yang dikeluarkan bila dibandingkan dengan bertukar informasi,pengiriman, melalui pos surat dan jasa pengiriman lainya
B.Teknologi informasi
1.Informasi yang disampaikan lebih up to date dan akurat karena prosesnya lebih cepat
2.Kemudahan memproleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi di seluruh dunia
C.Teknologi komunikasi
1.Kemudhan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan
2.Komunikasi/interaksi jarak jauh pun menjadi sangat cepat dan mudah

Dampak Negatif
A.Teknologi komputer
1.bahayanya pornografi,dan anak anak juga bisa dengan mudahnya melihat film dewasa itu
2.adanya penipuan dan perjudian di online
3.membuat organ-organ tubhu rusak karena terkena radiasi berlama lama di depan layar
B.Teknologi informasi
1.dengan kemudhan internet manusia lebih praktis dan mengakitbatkan kemalasan,karena tidak ingin berusaha.
2.bahaya untuk kejahatan dan penipuan diinternet dimana mana yang paling banyak  melakukan kejahatan dengan cara JUAL DAN BELI ONLINE
C.Teknologi Komunikasi
1.Adanya penurunan Moral  pada bangsa dan negara untuk berinteraksi
2.dan membuat orang menjadi malas untuk berkomunikasi  secara langsung

penerapan teknologi informasi ,komputer dan komunikasi di masyrakat
teknologii informasi mulai dikenal dan berkembang pesat di awal tahun 1980-an.pesatnya perkembangan teknologi ini didukung oleh pesatnya perkembangan prosesor(chip)yang berfungsi sebagai otak sebuah komputer pribadi (personal computer).perkembangan teknologi hardware ini diikuti pula oleh kemajuan dalam bidang sofware,meskipun perkembangannya jauh di belakang perkembangan hardware.
pada mulanya,prosesor dan sofware dirancang untukl sebuah komputer pribadi yang berdiri sendiri(stand alone PC). Namun sejalan dengan perkembangan,PC tersebut akhirnya dapat diintergrasikan melalui suatu jaringa(network).sehingga kita mengenal berbagai jenis jaringan yang sering kita jumpai adalah local area network,dan internet

It atau informasi teknologi memberikan kontribusi yang luar biasa dalam hal penyebaran materi informasi keseluruh belahan dunia.IT merupakan suatu alat globalisator yang luar biasa, salah satu instrumen vital untuk memicu time-space compression(menyusutnya ruang dan waktu ) karena kontaknya yang tidak bersifat fisik dan individual ,maka bersifat massal dan
n melibatkan ribuan orang.  Seseorang bisa terhubung ke dunia virtual global untuk bermain informasi dengan ribuan komputer penyedia informasi yang dibutuhkan, hanya dengan berada di depan komputer yang terhubung dengan internet.
Perkembangan teknologi informasi (TI) yang sedemikian pesat tersebut menciptakan kultur baru bagi semua orang di seluruh dunia. Dunia pendidikan pun tak luput dari sentuhannya. Integrasi teknologi informasi ke dalam duina pendidikan telah menciptakan pengaruh besar. Mutu dan efisiensi pendidikan dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi.
Di tengah masalah dunia pendidikan Indonesia yang tak kunjung selesai, kehadiran teknologi informasi menjadi satu titik cerah yang diharapkan mampu memberi sumbangan berarti dalam meningkatkan mutu pendidikan.  Saat ini mutu pendidikan Indonesia masih sangat rendah. Laporan tahunan Human development Index UNDP tahun 2004 menempatkan Indonesia pada posisi 111 dari 175 negara. Adapun hasil survai tentang kualitas pendidikan di Asia yang dilakukan oleh PERC (The Political and Economic Risk Country), Indonesia berada pada posisi 12 atau yang terendah (Suara karya, 18 desember 2004). Peringkat ini sepertinya tidak mengalami pergeseran jauh sekarang ini mengingat problematika pendidikan yang masih  belum berubah.
Ada beberapa alasan teknologi informasi dapat diterapkan dalam pendidikan masyarakat, di antaranya:
1. Masyarakat sudah banyak yang memiliki komputer sendiri.
Hal ini memungkinkan dikembangkannya Paket belajar Personal-Interaktif. Paket ini dilakukan dengan cara memanfaatkan software pendidikan seperti : Computer Assisted Instructional (CAI) atau Computer-Based Training (CBT). Pada pemanfaatan jenis ini, informasi atau materi ajar dikemas dalam suatu software (perangkat lunak).  Peserta belajar dapat belajar dengan cara menjalankan program komputer atau perangkat lunak tersebut di komputer secara mandiri dan di lokasi masing-masing.  Melalui paket program belajar ini peserta dapat melakukan simulasi atau juga umpan balik kepada peserta ajar tentang kemajuan belajarnya.
2. Negara Indonesia terdiri atas ribuan pulau yang tersebar dalam wilayah yang sangat luas, serta dihuni oleh lebih dari 200 juta pendiuduk dengan distribusi secara tidak homogen. Kondisi ini memang disadari menjadi kendala ketika akan diterapkan sistem pendidikan konvensional (tatap muka). Maka teknologi informasi yang mungkin diterapkan untuk kondisi tersebut adalah melalui jaringan internet.

Ada beberapa alternatif paradigma pendidikan melalui internet ini yang salah satunya adalah sistem “dot.com educational system” (Kardiawarman, 2000). Paradigma ini dapat mengitegrasikan beberapa sistem seperti:
(1) Paradigma virtual teacher resources
Paradigma yang dapat mengatasi terbatasnya jumlah guru yang berkualitas, sehingga siswa tidak haus secara intensif memerlukan dukungan guru, karena peranan guru maya (virtual teacher) dan sebagian besar diambil alih oleh sistem belajar tersebut.
(2) Paradigma virtual school system
Paradigma  yang dapat membuka peluang menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah dan tinggi yang tidak memerlukan ruang dan waktu.  Keunggulan paradigma ini daya tampung siswa tak terbatas. Siswa dapat melakukan kegiatan belajar kapan saja, dimana saja, dan darimana saja.
(3) Paradigma cyber educational resources system, atau dot com leraning resources system.
Merupakan pedukung kedua paradigma di atas, dalam membantu akses terhadap artikel atau jurnal elektronik yang tersedia secara bebas dan gratis dalam internet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar